Soal Psikotes

99 Contoh Soal Psikotes Kerja, Jawaban dan Penjelasanya

Berikut contoh soal psikotes kerja dan jawabanya serta penjelasan tentang materi yang ada.

Soal Psikotes Kerja

Soal Psikotes Kerja – Sebagai pendahuluan dalam praktik tes psikotes secara daring di situs psikotesgambar.com, kita akan membicarakan dan menjelaskan berbagai macam contoh pertanyaan serta jawaban dalam ujian psikotes untuk pekerjaan, serta tipe-tipe tes psikotes yang sering ditemukan saat proses seleksi karyawan.

Secara garis besar, kita akan fokus membicarakan aneka pertanyaan serta jawaban dalam tes psikotes kerja dan juga diskusinya yang berfungsi untuk memperluas pengetahuan Anda dalam mempersiapkan diri untuk menghadapi tes psikotes dalam dunia kerja.

Siapa target dari ujian psikologis ini? Dalam konteks dunia kerja, tes psikologis adalah salah satu tahapan yang wajib dijalani. Secara spesifik, tes ini bertujuan untuk mengevaluasi pelamar pekerjaan dalam aspek potensi, keterampilan, dan juga tingkat kecerdasan intelektual.

Tes psikotes ini bukan hanya terbatas pada pelamar pekerjaan, tetapi juga sering kali menjadi syarat bagi individu yang berkeinginan melanjutkan pendidikan di level yang lebih tinggi, seperti universitas. Tes ini berfungsi untuk menilai kapabilitas akademik seseorang untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan berikutnya.

Namun dalam tulisan ini, fokus kita bukan hanya pada ujian psikologis dalam konteks akademik, tetapi lebih kepada tes psikotes yang dihadapi saat mencari pekerjaan. Hal ini relevan karena kebanyakan orang yang telah lulus dari institusi pendidikan tinggi atau menyelesaikan studinya tentu berkeinginan untuk mendapatkan pekerjaan, baik di perusahaan milik pemerintah, perbankan, maupun di perusahaan swasta.

Lantas, apa sih tes psikologis itu? Menurut sumber terpercaya, tes psikologi atau yang biasa disebut psikotes adalah sebuah bidang yang mengkhususkan diri dalam menggunakan sampel perilaku untuk mengukur aspek psikologis seseorang. Ini termasuk tes untuk menilai karakteristik kepribadian, kejiwaan, dan emosi dari seseorang. Biasanya tes ini digunakan untuk menentukan bakat atau minat yang paling sesuai dengan individu tersebut.

Contoh Soal Psikotes dan Jawabannya 

Selanjutnya, kita akan membahas beberapa contoh soal dan jawaban dari ujian psikologis kerja serta cara-cara untuk menjawabnya. Ada beberapa jenis tes psikologis, antara lain:

1# Tes Psikotes Verbal

Ujian ini dirancang untuk mengukur sejauh mana pengetahuan dan pemahaman seseorang terhadap materi. Beberapa jenis dari ujian kemampuan verbal adalah:

Tes Sinonim

Tes sinonim atau persamaan kata adalah sebuah evaluasi yang dirancang untuk mengukur wawasan pengetahuan seseorang, khususnya mengenai kata-kata yang memiliki arti yang mirip atau hampir identik.

Dalam tes persamaan kata ini, partisipan diminta untuk menemukan sebuah kata yang memiliki makna yang identik, setara, atau mirip dengan kata yang disajikan dalam soal.

Berdasarkan observasi dan pengalaman saat menghadapi tes kompetensi dasar (TKD), sekitar 53% dari soal persamaan kata ini berasal dari kata-kata serapan dari bahasa asing atau bahasa daerah. Sementara itu, 17% lainnya adalah istilah-istilah yang sering ditemukan di bidang teknik, medis, ilmu pengetahuan, pertanian, dan sebagainya.

Selebihnya adalah istilah-istilah yang umum ditemui dalam kehidupan sehari-hari. Untuk mengidentifikasi soal persamaan kata yang berasal dari kata serapan, cara terbaik adalah dengan menghindari opsi jawaban yang memiliki kemiripan fonetik, baik pada awal maupun akhir suku kata.

Agar dapat menjawab jenis soal ini dengan akurat, disarankan untuk partisipan untuk sering membaca, terutama memanfaatkan Kamus Besar Bahasa Indonesia.

Contoh Soal dan jawabanya:

KLARIFIKASI:

A. pengaturan

B. penentuan

C. penegasan

D. penjelasan

E permintaan

Jawabanya D

Klarifikasi = Berasal dari bahasa asing yang memiliki arti menjelaskan; menjernihkan; membeningkan terhadap sesuatu yang belum tentu kebenaranya.

Tes Antonomi

Tes antonim diadakan untuk mengukur seberapa dalam Anda mengerti kata-kata yang diberikan, di mana tugas Anda adalah menemukan kata yang berkebalikan artinya.

Dari apa yang kami alami dan amati saat ikut tes, jenis soal antonim ini sekitar 12% mengandung kata dari bahasa asing dan bahasa daerah, 27% mencakup istilah dari berbagai bidang seperti teknik, medis, sains, pertanian, dan lain-lain. Selebihnya adalah istilah yang sering kita jumpai sehari-hari.

Awas! Jangan sampai salah kaprah saat kerjakan soal antonim, jangan kira Anda sedang dicariin kata yang sama artinya atau sinonim. Ini sering bikin peserta tes bingung.

Terutama saat tes berlangsung, kadang peserta malah tanpa sadar mencari kata yang merupakan sinonim, bukan antonimnya. Ini biasanya terjadi karena soal antonim dan sinonim dikerjakan hampir bersamaan.

Kalau soalnya pake kata-kata latin atau ilmiah, lebih baik pilih jawaban yang mirip dengan soalnya. Perhatikan baik-baik pilihan jawabannya! Carilah dua opsi yang berkebalikan! Jawaban yang benar biasanya ada di antara dua kata yang berkebalikan itu.

Untuk bisa ngasih jawaban yang tepat di soal jenis ini, Anda harus rajin baca, terutama Kamus Besar Bahasa Indonesia.

Contoh Soal dan Jawabanya:

CAPEK >< …..

A. penat

B. letih

C. lelah

D. lemas

E. segar

Jawaban : E

Capek = lelah; dalam keadaan letih atau penat lawannya adalah segar.

Tes Analogi

Tes ini dimaksudkan untuk mengukur sejauh mana Anda bisa mengidentifikasi kesamaan pola, mengartikan makna, dan memahami fungsi dari kata-kata yang diajukan. Soal analogi menilai kemampuan Anda dalam menangkap relasi antara kata-kata dalam sebuah sepasang kata dan mengidentifikasi relasi yang sama pada sepasang kata lain.

Untuk menjawab soal analogi, Anda perlu memahami relasi antara kata-kata dalam pasangan kata yang diberikan, kemudian menemukan opsi jawaban yang menampilkan relasi yang paling mendekati atau hampir sama.

Beberapa jenis pendekatan yang biasa ada di soal analogi meliputi jenis, ukuran, jarak spasial, atau derajat. Berikut adalah beberapa tips yang bisa membantu Anda:

  • Sebelum melirik opsi jawaban, cobalah pahami hubungan yang ada antara kata-kata dalam pasangan kata yang diberikan. Biasanya, menyatakannya dalam bentuk frase atau kalimat bisa membantu. Kemudian, carilah opsi jawaban dengan hubungan yang paling mendekati.
  • Kadang, lebih dari satu opsi jawaban bisa terlihat cocok. Cobalah teliti lebih lanjut atau identifikasi hubungan yang paling cocok dengan pasangan kata yang diajukan.
  • Ingat, satu kata bisa punya lebih dari satu arti. Pastikan Anda tidak melewatkan arti lain yang mungkin relevan.
  • Jangan ambil keputusan sebelum membaca semua opsi jawaban.
  • Rutin berlatih membaca dan memahami relasi antar kata akan sangat membantu.

Poin yang harus Anda perhatikan dalam menghadapi jenis soal ini adalah menemukan kata kunci atau hubungan yang sangat spesifik atau unik antara dua atau lebih kata yang diajukan.

Semakin spesifik hubunganya, semakin mudah menemukan jawaban yang paling pas. Jika relasinya terlalu umum, biasanya masih sulit menentukan jawaban yang paling tepat.

Jika Anda sudah menemukan hubungan antar kata namun masih ragu, coba buat kalimat dengan memakai hubungan analogi yang telah Anda temukan.

Hubungan antar kata harus konsisten atau searah dengan soal yang diajukan. 

Misalnya, jika soalnya adalah PENA : TINTA : KERTAS, urutannya adalah alat : bahan : medium, maka jawaban yang paling tepat adalah KUAS : CAT : TEMBOK.

Contoh Soal dan Jawaban

…….: Emas + Ayah:………

A. perunggu – anak

B. perak – kakek

C. berlian – paman

D. cincin – warisan

E. logam – keluarga

Jawabanya : C

Jenis padanan hubungan: “sosiasi” BERLIAN dengang EMAS itu satu level dan AYAH dengan PAMAN juga satu level.

Soal Psikotes Kerja

2# Tes Psikotes Numerikal

Evaluasi psikometrik ini berpusat pada aspek-aspek numerik, meliputi matematika dan logika. Evaluasi ini menggabungkan:

  • Tes Psikotes Aljabar 
  • Tes Psikotes Geometri Dasar
  • Tes Psikotes Artmenika

>>> Lihat Selengkapnya Soal Tes Psikotes Matematika/Numerikal >>>

3# Tes Psikotes Logika Penalaran

Ini adalah salah satu variasi dari Tes psikotes yang umumnya digunakan dalam konteks pekerjaan. Seperti Berikut:

  • Silogisme
  • Deret
  • Analisis

Selengkapnya di artikel dibawah ini:

>>>>>>> 3 Jenis Tes Logika Penalaran Psikotes Dan Contoh Soal >>>>>

4# Tes Psikotes Spasial

Ujian ini berfokus pada keterampilan spasial, yang mencakup soal-soal terkait gambar seperti berikut:

  • Arah Mata Angin
  • Arah Putaran Jarum Jam
  • Frame
  • Deret Gambar
  • Beda Gambar
  • Penelusuran Gambar
  • Melengkapi Gambar
  • Analogi
  • Analitik Gambar
  • Mirror Image
  • Water Image
  • Melipat Kertas
  • Potongan Kertas
  • Kelompok Gambar
  • Menghitung Balok
  • Posisi Titik
  • Diagram Venn
  • Jaring-jaring
  • Tiga Dimensi

5# Tes Psikotes Menggunakan Kertas dan Pensil

Ini adalah salah satu jenis evaluasi psikometrik yang dianggap cukup menantang oleh peserta. Evaluasi ini termasuk dalam kategori:

  1. Tes psikotes Wartegg
  2. Tes psikotes Kraepelin-Pauli atau yang juga dikenal sebagai uji koran
  3. Tes psikotes Menggambar Manusia (Draw a Man/DAM) atau Menggambar Orang (Draw a Person/DAP) Selengkapnya di artikel ini:
  4. Tes psikotes Rumah Pohon Orang (House Tree Person/HTP), Selengkapnya di artikel ini:
  5. Tes psikotes Pohon BAUM

Lima jenis evaluasi psikometrik tersebut, termasuk komponen-komponennya, akan kita eksplorasi satu per satu beserta contoh soal dan pembahasannya.

You may also like

error: Bercanda... !!