gambar orang psikotes

10 Tips Menjawab Psikotes Gambar Orang dalam Rekrutmen Karyawan

Tes psikotes gambar orang adalah sebuah instrumen psikologi yang dirancang untuk membaca kepribadian seseorang melalui gambaran manusia yang mereka buat.

Psikotes Gambar Orang

Psikotes Gambar Orang – Psikotes atau tes psikologi sudah menjadi bagian integral dalam proses seleksi karyawan di banyak perusahaan. Tidak hanya untuk menilai kemampuan teknis, tes ini juga memberikan gambaran komprehensif atau gambaran lengkap tentang kepribadian calon karyawan. Salah satu jenis tes psikotes yang kerap digunakan adalah psikotes gambar orang. Ya, mungkin terdengar sederhana, tetapi ternyata banyak hal yang bisa diungkap dari cara seseorang menggambar sebuah karakter manusia.

Bahkan sebelum kita membahas lebih jauh tentang jenis tes ini, perlu diketahui bahwa psikotes gambar orang ini telah ada sejak zaman Ebenezer Cooke di tahun 1885. Dikembangkan lagi oleh Florance Goodenough pada tahun 1926, tes ini menarik karena tidak hanya mengukur seberapa ‘bagus’ gambaran yang dibuat, tetapi lebih ke arah interpretasi psikologis dari gambar tersebut. Nah, jika Anda adalah calon karyawan yang akan menjalani tes ini, artikel ini akan sangat bermanfaat. Yuk, kita bahas lebih lanjut!

Pengertian Tes Psikotes Gambar Orang

Tes psikotes gambar orang adalah sebuah instrumen psikologi yang dirancang untuk membaca kepribadian seseorang melalui gambaran manusia yang mereka buat. Dalam tes ini, peserta tidak diberi arahan atau instruksi khusus tentang bagaimana mereka harus menggambar. Psikolog yang melakukan evaluasi akan melihat detail gambar dan proporsionalitasnya untuk memahami kepribadian dan karakteristik psikologis seseorang.

Dari hasil tes ini, perekrut bisa mengetahui bagaimana seseorang dalam hal kepribadian, sikap kerja, hingga kemampuan interpersonalnya. Sangat berguna, bukan?

Psikotes Gambar Orang
Psikotes Gambar Orang Sumber: teknoplay,id

Cara Mengerjakan Psikotes Gambar Orang

Jika Anda pernah mengikuti proses seleksi rekrutmen pekerjaan, Anda pasti tidak asing dengan tes psikotes. Salah satu jenis tes psikotes yang kerap muncul adalah tes gambar orang. Bagaimana cara mengerjakannya? Mari kita simak.

1. Perhatikan Skala Proporsional Gambar pada Ukuran Kertas

Sebelum Anda mulai menggambar, penting untuk memperhatikan skala proporsional gambar pada kertas yang diberikan. Mengapa ini penting? Ternyata, ukuran gambar bisa menjadi cerminan dari kepribadian Anda. Gambar yang besar menunjukkan sifat percaya diri yang tinggi, agresivitas, serta keaktifan. Sebaliknya, gambar yang kecil bisa menunjukkan kurangnya percaya diri dan kecenderungan untuk introvert.

2. Kelengkapan Anggota Tubuh

Detail adalah kunci di sini. Pastikan Anda menggambar seluruh anggota tubuh dengan lengkap, mulai dari kepala hingga ujung kaki. Tidak hanya itu, tambahkan juga detail kecil seperti alis, bulu mata, dan lain-lain. Detail ini penting karena menjadi parameter bagaimana Anda memperhatikan aspek-aspek kecil dalam pekerjaan.

3. Profesi yang Dikerjakan

Menambahkan unsur profesi pada gambar bisa menjadi poin plus. Misalnya, jika Anda menggambar seorang dokter, tambahkan atribut seperti jubah atau baju operasi. Ini bisa menunjukkan visi atau aspirasi Anda dalam dunia kerja.

4. Posisi Objek

Posisi objek dalam gambar, apakah menghadap ke depan, samping kiri, atau samping kanan, juga menjadi penilaian. Hal ini memperlihatkan bagaimana Anda melihat dunia dari perspektif Anda.

5. Detail Gambar

Jangan lupa menambahkan detail lain yang bisa menambah kekayaan interpretasi dari gambar Anda, misalnya proporsi antara kaki kanan dan kaki kiri, atau ukuran mata yang harus seimbang. 

Baca juga: 8 Contoh Soal Gambar Pohon Psikotes, Tips Mengerjakan

Tujuan dari Tes Psikotes Gambar Orang

Mengenal Kepribadian Kandidat

Tujuan utama dari tes ini adalah untuk mengenal lebih jauh tentang kepribadian kandidat. Perekrut atau psikolog bisa mendapatkan gambaran mengenai sifat dan karakter pelamar yang akan mempengaruhi performa mereka di tempat kerja.

Memahami Detail dan Ketelitian Kandidat

Ketelitian dalam menggambar bisa menjadi indikator kuat sejauh mana kandidat dapat memperhatikan detail dalam pekerjaannya. Ini penting di banyak bidang pekerjaan yang memerlukan perhatian terhadap detail.

Menilai Kreativitas dan Inisiatif

Selain itu, tes ini juga bisa menjadi alat untuk mengukur tingkat kreativitas dan inisiatif kandidat. Seberapa kreatif mereka dalam menggambarkan profesi dalam gambar bisa menjadi indikasi sejauh mana mereka mampu berpikir di luar kotak.

Menganalisis Aspirasi dan Orientasi Karir

Aspek profesi dalam gambar juga bisa menunjukkan apa yang menjadi aspirasi atau keinginan kandidat dalam karir mereka. Ini bisa menjadi bahan pertimbangan untuk menempatkan mereka pada posisi yang sesuai.

Sistematika Penilaian Psikotes Gambar Orang

Mendalami dunia psikotes, khususnya psikotes gambar orang, bisa menjadi salah satu kunci sukses dalam melewati proses rekrutmen kerja. Bagaimana cara kita menggambar, mulai dari rincian wajah hingga proporsi tubuh, bisa menunjukkan lebih dari sekadar keterampilan artistik. Dalam konteks ini, gambaran seseorang bisa menjadi jendela menuju jiwa, menawarkan wawasan yang berharga mengenai karakteristik psikologis dan potensi kepribadian. Berikut detail Penilaian Psikotes Gambar Orang:

  1. Kepala: Kepala dalam gambar dianggap sebagai pusat kontrol dari semua keputusan. Sebuah gambar kepala yang proporsional dan rinci—menggambarkan mata, hidung, alis, dan lain-lain—menunjukkan tingkat detail dan perhatian yang tinggi. Psikolog akan melihat seberapa besar kepala yang digambar dan elemen-elemen apa saja yang disertakan.
  2. Badan Bagian Atas: Ini mencakup dada, lengan, dan tangan. Menggambar lima jari di setiap tangan menunjukkan tingkat kepedulian dan detail. Psikolog akan melihat bagaimana lengan dan tangan digambarkan untuk menilai bagaimana kamu menjalankan perintah dari atasan dan mengatur pekerjaan sehari-hari.
  3. Badan Bagian Bawah: Ini mencakup paha, lutut, kaki, dan jari-jari kaki. Apakah kamu menggambarkan ini semua dengan detail yang cukup? Psikolog akan mempertimbangkan ini sebagai indikator dari pentingnya penampilan bagi kamu.

Tidak hanya itu, setiap tambahan detail, seperti kantong pada celana atau jenis sepatu yang digambar, juga menjadi bahan evaluasi. Ini menunjukkan sejauh mana kamu memperhatikan hal-hal kecil, yang bisa menjadi sangat penting dalam beberapa jenis pekerjaan.

Baca Juga: Contoh Gambar Pohon Mangga Psikotes, Cara Mengerjakan dan Tujuan

Skala Proporsional dan Objek yang Dikerjakan

Menggambar dengan skala yang besar biasanya menunjukkan sifat percaya diri, ambisius, dan ekstrovert, sedangkan skala yang lebih kecil bisa mengindikasikan sifat introvert dan kurang percaya diri. Pilihan profesi yang dikerjakan oleh subjek dalam gambar juga menunjukkan aspirasi dan tingkat optimisme. Psikolog akan mempertimbangkan semua faktor ini saat menilai gambar.

Aspek Psikologis dan Implikasinya dalam Rekrutmen

Mengingat banyaknya faktor yang dinilai dalam tes ini, jelas bahwa ini bukan hanya soal “gambaran yang bagus” tetapi tentang analisis psikologis yang komprehensif atau lengkap. Dalam banyak kasus, psikotes gambar orang ini menjadi salah satu instrumen paling kuat dalam memprediksi apakah seseorang akan cocok dengan budaya perusahaan, tim, atau jenis pekerjaan yang diajukan.

Oleh karena itu, penting untuk mempersiapkan diri dan memahami setiap detail dan dinamika yang menjadi fokus penilaian dalam psikotes gambar orang ini. Tes ini bukan hanya sebatas mengukur kemampuan menggambar, tetapi lebih kepada memahami kepribadian dan potensi seseorang. 

Jadi, selalu ingat bahwa setiap garis, setiap detil, dan setiap pilihan yang kamu buat dalam tes ini adalah refleksi dari diri kamu sendiri—dan berpotensi menjadi tiket masuk ke fase selanjutnya dalam proses rekrutmen.

Demikianlah penjelasan mengenai Sistematika Penilaian Psikotes Gambar Orang. Semoga informasi ini bisa membantu kamu mempersiapkan diri sebaik mungkin untuk tes yang sering menjadi bagian penting dari proses rekrutmen.

error: Bercanda... !!