Psikotes Gambar

10 Cara Gambar Rumah Psikotes Yang Benar  

Berikut 10 tips untuk menjawab Gambar rumah psikotes yang benar yang biasanya untuk tes untuk melamar kerja di suatu perusahaan.

Gambar rumah psikotes yang benar

Gambar rumah psikotes yang benar – Ah, psikotes! Bagi pelamar kerja, kata ini bisa seolah-olah menjadi dua mata pedang, peluang untuk menunjukkan potensi dan, sekaligus, momen yang cukup menegangkan. Salah satu bentuk psikotes yang sering muncul adalah tes gambar rumah. Meski tampak sederhana, tes ini sebenarnya penuh dengan nuansa dan interpretasi. Jadi, apakah Anda sudah pernah berpikir, gambar rumah seperti apa yang sebaiknya Anda buat dalam psikotes ini? Apa saja simbolisasi dan tips yang bisa membantu Anda menaklukkan tes ini?

Bagi Anda yang penasaran dan ingin lebih memahami tentang tes psikotes gambar rumah, artikel ini akan menjadi panduan lengkap yang membahas dari A sampai Z. Selamat membaca!

Apa Itu Psikotes Gambar Rumah?

Psikotes gambar rumah, dikenal juga dengan House Tree Person (HTP), adalah sebuah alat evaluasi psikologis yang dikembangkan oleh John Buck sejak 1948. Sebagai salah satu tes grafis atau drawing test, House Tree Person dirancang untuk memberikan gambaran mengenai kepribadian dan latar belakang keluarga pelamar kerja. Tes ini menggunakan teknik proyektif, yaitu teknik dimana responden dalam hal ini, pelamar kerja menggambar sesuatu dan interpretasi dibuat berdasarkan gambar tersebut.

Baca Juga: 8 Contoh Soal Gambar Pohon Psikotes, Tips Mengerjakan

Biasanya, Anda akan diminta untuk menggambar lebih dari satu objek, seperti pohon atau manusia, selain rumah. Tetapi ada juga perusahaan yang hanya fokus pada gambar rumah. Untuk menambah tingkat kesulitan, biasanya Anda hanya akan diberi waktu sekitar 10 menit untuk menyelesaikan tes ini. Singkat, tapi penuh makna.

Bagaimana Cara Membuat Gambar Rumah Psikotes yang “Benar”?

Sebelum kita terjun lebih dalam, perlu diingat bahwa dalam tes ini tidak ada yang benar atau salah. Maksudnya, Anda tidak akan mendapatkan skor numerik dari gambar Anda. Namun, ini tidak berarti Anda bisa asal-asalan. Berikut beberapa elemen yang sering dianalisis oleh psikolog atau pihak perusahaan:

Garis dan Dinding

Garis dan dinding pada gambar rumah Anda bisa mengungkapkan banyak hal tentang ego Anda. Garis yang kabur atau samar mengindikasikan ego yang lemah, sementara garis tebal bisa menandakan kecemasan yang berlebihan.

Atap

Bagian atap sering kali dianggap merepresentasikan fantasi atau aspirasi seseorang. Jika Anda terlalu fokus pada detail atap, ini bisa menunjukkan bahwa Anda adalah orang yang sangat berfantasi atau memiliki aspirasi yang tinggi.

Pintu dan Jendela

Ini adalah simbol dari sejauh mana Anda terbuka dalam berinteraksi dengan orang lain dan lingkungan. Menggambar gorden atau penutup jendela menunjukkan kepribadian yang cenderung tertutup, sedangkan jendela yang terbuka menandakan keterbukaan dan kemauan untuk berinteraksi.

Tanah

Tanah pada gambar Anda bisa menjadi representasi dari sejauh mana Anda menerima realita. Sebuah gambar tanah yang stabil menunjukkan penerimaan yang baik terhadap realita.

Tips Menghadapi Tes Gambar Rumah

  1. Persiapan: Seperti tes lainnya, persiapan adalah kunci. Latihan dan berdoa selalu membantu.
  2. Detail: Fokuslah pada detail-detail yang telah dijelaskan di atas saat menggambar.
  3. Waktu: Anda biasanya hanya memiliki 10-15 menit. Buatlah gambar dengan cepat tapi tidak terburu-buru.
  4. Proporsionalitas: Pastikan semua elemen dalam gambar Anda seimbang.
  5. Kedalaman: Gambar yang detail tidak hanya membuat Anda tampak cerdas, tetapi juga menunjukkan kedewasaan mental.

Dengan memperhatikan hal-hal di atas, Anda akan lebih siap menghadapi tes gambar rumah dan meningkatkan peluang Anda untuk menunjukkan kepribadian yang positif dan profesional. Ingat, gambar rumah Anda adalah proyeksi dari diri Anda sendiri—jadi pastikan itu adalah proyeksi yang baik. 

Baca Juga: 10 Tips Menjawab Psikotes Gambar Orang dalam Rekrutmen Karyawan

Gambar rumah psikotes yang benar
Gambar rumah psikotes yang benar

Cara Mengerjakan Tes Psikotes Gambar Rumah

Menggambar sebuah rumah di atas selembar kertas tampaknya adalah tugas yang sederhana dan mudah, tetapi siapa sangka, gambar rumah ini bisa jadi salah satu tes psikologi yang dilakukan dalam proses rekrutmen perusahaan. Jadi, bukan sekadar garis dan bentuk, tapi ada sejumput misteri kepribadian yang bisa terungkap dari cara kita menggambarkan rumah tersebut.

Langkah-Langkah Menggambar Rumah yang “Benar”

  1. Waktu adalah Emas: Ingat, kamu biasanya hanya diberikan waktu sekitar 10 menit untuk menyelesaikan gambar. Jadi, gunakan waktumu dengan bijak!
  2. Sketsa Dasar: Mulailah dengan membuat sketsa dasar rumah. Sebuah bentuk kotak atau persegi panjang bisa menjadi langkah awal yang bagus.
  3. Perhatikan Detail: Garis dan dinding rumah yang kamu gambar bisa mengindikasikan ego. Jika kamu menggambar dengan garis yang tebal, ini bisa berarti kamu memiliki kecemasan yang berlebihan. Sebaliknya, garis yang terlalu samar mengindikasikan ego yang lemah.
  4. Jangan Lupa Atap: Atap mewakili fantasi seseorang. Jadi, jika kamu memilih untuk menekankan pada atap, ini bisa berarti kamu adalah tipe orang yang sering terbuai dalam fantasi.
  5. Pintu dan Jendela: Pintu dan jendela menggambarkan sejauh mana keterbukaan kita terhadap dunia luar. Jika kamu memilih untuk menggambar gorden atau tirai, ini menandakan kepribadian yang lebih tertutup.
  6. Tanah sebagai Fondasi: Menggambar tanah mengindikasikan bagaimana seseorang dalam menerima realita. Jika kamu memasukkan elemen ini, ini bisa berarti kamu adalah orang yang realistis.
  7. Seimbangkan Proporsi: Semua elemen dalam gambar harus terlihat seimbang; tidak ada yang terlalu besar atau terlalu kecil.
  8. Revisi: Jika masih ada waktu, lihat kembali gambarmu. Pastikan semua elemen sudah diwakilkan dan proporsional.
  9. Tarik Nafas, Selesai!: Ketika waktu hampir habis, beri sentuhan akhir pada gambarmu, tarik nafas dalam-dalam, dan serahkan kepada penilai.

Tujuan dari Psikotes Gambar Rumah

Mungkin ada yang bertanya-tanya, apa sih tujuannya menggambar rumah dalam konteks psikotes ini?

  1. Mengungkap Kepribadian Tersembunyi: Salah satu tujuan utama tes ini adalah untuk mendapatkan gambaran lebih mendalam tentang kepribadian pelamar, termasuk trait yang mungkin tidak muncul selama wawancara biasa.
  2. Menilai Kemampuan Berpikir: Melalui detail dan kompleksitas gambar, perusahaan bisa mendapatkan indikasi tentang kemampuan berpikir kreatif dan analitis pelamar.
  3. Memahami Latar Belakang: Psikotes ini juga berfungsi untuk memahami latar belakang keluarga dan sejauh mana hal itu mempengaruhi pelamar.
  4. Teknik Projektif: Psikotes ini menggunakan teknik projektif, yang berarti pelamar memproyeksikan aspek-aspek dari diri mereka ke dalam gambar, yang kemudian dapat diinterpretasikan oleh ahli psikologi.
  5. Efisiensi Waktu: Dibandingkan dengan tes psikologis lain yang bisa lebih memakan waktu, tes gambar rumah adalah cara yang lebih cepat dan efisien untuk mendapatkan data kualitatif tentang pelamar.

Jadi, sebelum kamu menganggap remeh tes ini dan menggambar sembarangan, ingat bahwa banyak hal yang bisa terungkap dari cara kita menggambar sebuah rumah. Dari bentuk atap, ukuran pintu, hingga keberadaan tanaman di halaman, semuanya punya makna. Jadi, siapkan dirimu sebaik mungkin dan tunjukkan siapa dirimu lewat goresan pensilmu!

Psikotes gambar rumah adalah alat penilaian yang efektif dalam mengukur berbagai aspek psikologis seseorang. Dengan memahami cara penilaian dan tips yang dapat digunakan, Anda akan lebih siap untuk menghadapi tes ini dengan sukses.

Demikian artikel ini, semoga bermanfaat bagi Anda yang tengah mempersiapkan diri untuk menghadapi psikotes, khususnya psikotes gambar rumah. Ingat, persiapan dan pemahaman yang matang adalah kunci keberhasilan dalam setiap jenis tes. Selamat berlatih!

You may also like

error: Bercanda... !!